Akun TikTok yang mencatut Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan dinyatakan palsu. Akun tersebut mengunggah video yang menawarkan bantuan dana dan mengajak masyarakat menghubungi nomor WhatsApp.
Komdigi menyatakan audio dalam video terindikasi kuat dibuat menggunakan kecerdasan buatan. Kemenkeu juga membantah adanya program bantuan melalui akun tersebut.
Modusnya meminjam otoritas
Nama lembaga, wajah pejabat, dan potongan video resmi dipakai untuk membangun kepercayaan. Setelah korban percaya, percakapan diarahkan ke kanal privat untuk meminta data atau pembayaran.
Video yang tampak nyata tidak lagi cukup dijadikan bukti tunggal. Ketidaksinkronan gerak bibir, intonasi yang datar, potongan audio janggal, dan akun pengunggah yang tidak terverifikasi perlu diperhatikan.
Sebelum mengikuti ajakan bantuan
- pastikan akun tercantum pada situs resmi lembaga;
- jangan menghubungi nomor WhatsApp dari video yang meragukan;
- periksa pengumuman pada kanal resmi Kemenkeu;
- jangan mengirim data pribadi atau biaya administrasi.

