Informasi tentang internet gratis selama Ramadan 2026 yang beredar di media sosial dinyatakan tidak benar. Unggahan tersebut mengatasnamakan layanan Internet Rakyat dan mengarahkan pengguna ke sebuah tautan pendaftaran.

HASIL PEMERIKSAAN: HOAKS DAN PHISHING

Komdigi menyatakan tautan yang dibagikan tidak menuju laman resmi Internet Rakyat. Halaman itu justru meminta nama lengkap dan nomor Telegram.

Apa yang ditemukan?

Dalam klarifikasi bertanggal 22 Februari 2026, Tim Pengendalian Ruang Digital Komdigi menjelaskan bahwa situs resmi pendaftaran adalah internetrakyat.id. Pihak Internet Rakyat juga telah mengingatkan masyarakat melalui akun resminya.

Permintaan data melalui situs yang tidak dikenal merupakan tanda bahaya. Data tersebut dapat digunakan untuk menghubungi korban, mengambil alih akun, atau menjalankan penipuan lanjutan.

Yang perlu dilakukan

  • jangan membuka tautan dari unggahan yang sumbernya tidak jelas;
  • periksa alamat domain dengan teliti;
  • jangan memasukkan identitas dan nomor akun pesan instan;
  • kunjungi situs resmi dengan mengetik alamatnya secara langsung.

Sumber